Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Tuesday, March 31, 2009

Ciuman Terakhir...

Tatkala hati-hati ini masih rawan mengenangkan pemergian Ma.....

Tanggal 27 Mac 2009...tepat jam 12 malam...ketika sinar Jumaat baru sahaja berdetik, ketika ada yang lena dibuai mimpi indah, ketika ada yang sedang merencanakan hari esok, ketika ada yang tersenyum bahagia, ketika ada yang di dalam sendu, ketika ada yang bertikam lidah mencari kemenangan, ketika ada yang termenung di bawah lembayung sang bulan, ketika itu lah kau pergi meninggalkan kami.....pergi demi mengembalikan hakNya yang diberi sementara buat dirimu...

Masih terbayang senyuman manis raut wajah lembutmu itu...tatkala kami pulang ke rumah di hari lebaran, masih teringat wajah tuamu yang tidak pernah lekang dengan senyuman dan gelak tawa bahagia...dirimu yang ku kenal, seorang insan yang tidak pernah mengeluarkan kata nista, insan yang tidak pernah berkerut dahi menahan amarah, insan yang tidak pernah penat melayan karenah anak cucu yang ku rasa terlalu menguji sabarmu...ah,tapi tidak pernah sekali pun kau mengeluh, hanya senyum, senyum, senyum dan senyum...mulia hatimu tidak pernah ku lihat pada insan lain, hanya dirimu yang menangis di dalam tawa, muram di dalam senyuman, hanya dirimu...

Rasa syukur tak terhingga ku panjatkan pada Ilahi kerna ku sempat menuntut ilmu tidak jauh dari teratak indah tempat mu beradu siang dan malam...masih terngiang soal mu pulangkah aku minggu ini menjenguk dirimu di teratak indah itu...lantas ku khabar akan ku pulang, tapi ku tidak mahu berjemput berhantar, ku mahu menyusuri Sungai Dungun yang permai seperti yang pernah kau lakukan sedikit masa lalu.....
hmmm...dirimu terdiam...risau barangkali...lantas ku tertawa menyabarkan gundahmu...dan kau turut ketawa...kau berjanji akan menungguku di jeti usang itu...ku tahu kau pastinya tidak sabar menantiku...terbayang kerinduan hati ini dengan air tanganmu itu...rezeki Dia berikan untuk juadah kita...aduh, tak tertanding enaknya


Rindu...hanya Dia yang tahu...

Ketika dirimu makin tua dimamah usia, Dia tidak pernah memberi mu keuzuran yang tak terhingga...dirimu makin cantik...kedutan walaupun seribu tidak pernah memberi kesan pada senyuman mu itu, senyuman yang merenjiskan titik titik damai di hati setiap insan yang memandangnya...


Dan ketika jasadmu terbujur kaku.....kau masih tersenyum...raut wajahmu masih mendamaikan hati yang memandang...berlinangan air mata kami...bukan meratapi...tapi hati-hati kami sebak...hati-hati kami syahdu...Dia lebih menyayangimu dan Dia menjemputmu di dalam keadaan dirimu yang tenang...ciuman terakhir kami titipkan di atas wajah damaimu...semoga dirimu mengetahui dalamnya kasih kami....

Tatkala talkin dibaca mengucapkan selamat tinggal buat dirimu...ketika itu lah ku sedar ku telah kehilanganmu buat selamanya...

Ku lihat wajah ibuku yang selama ini terlalu kuat untuk menitiskan air mata berubah menjadi hiba kehilangan bonda tersayang.....
Ku lihat wajah ayahku yang selama ini tidak pernah lekang dengan tawa jenakanya berubah sugul kehilangan ibu kedua yang tidak pernah lupa ketawa tiap kali memandang wajah menantunya.....
Ku lihat wajah abangku yang tidak pernah lupa bergurau setiap kali berjumpa denganmu berubah dengan riak mendung di wajah kehilangan insan yang pernah menjaganya suatu masa dahulu.....
Ku lihat wajah adik-adik ku yang tabah hati berbekalkan AlQuran di dada berubah sayu dan sebak kehilangan nenda yang tidak putus-putus memberi kata semangat dalam langkah mereka menjadi Huffaz soleh solehah...


Dan aku........

Linangan air mata tidak pernah berhenti...doa di mulut tidak pernah putus...rasa terkilan berbuku di hati mengenangkan dirimu mengucapkan kata gurauan untuk bertemu insan yang bertakhta dihatiku...mengenangkan dirimu yang mahu berada bersamaku saat diriku menjadi tunangan si dia.....aduhhh...redhalah wahai hati.....

Semadilah dirimu dengan aman di dunia sana...semoga redha Ilahi berada bersamamu...tenanglah mu di sana bersama suami tercinta...kami di sini masih terlalu merinduimu...kami rindukan senyum mu itu...hanya doa kami titipkan saban hari buatmu...semoga Dia lebih menyayangimu.....

Ketahuilah Tok Wan, tiada insan sebaik budimu, tiada insan semulia hatimu...

AlFatihah buat nenda tercinta.... 24.06.1927 - 27.03.2009

3 comments:

Harimau Belukar said...

al fatihah...
semoga rohnya dicucuri rahmat...
tabahkan hati,banyakkan berdoa...
semoga syurga tempatnya bersemadi..

Dina said...

Sayunye hati bace entry ni.

I hope kamu semua tabah menghadapi kehilangan seseorang yang amat disayangi.

eeroslan said...

Bee,
amiinn...thank you syg...


Dina;
thank you very much! insyallah =)